الجمعة 23 رجب 1442 هـ
آخر تحديث منذ 2 ساعة 53 دقيقة
×
تغيير اللغة
القائمة
العربية english francais русский Deutsch فارسى اندونيسي اردو Hausa
الجمعة 23 رجب 1442 هـ آخر تحديث منذ 2 ساعة 53 دقيقة

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته.

الأعضاء الكرام ! اكتمل اليوم نصاب استقبال الفتاوى.

وغدا إن شاء الله تعالى في تمام السادسة صباحا يتم استقبال الفتاوى الجديدة.

ويمكنكم البحث في قسم الفتوى عما تريد الجواب عنه أو الاتصال المباشر

على الشيخ أ.د خالد المصلح على هذا الرقم 00966505147004

من الساعة العاشرة صباحا إلى الواحدة ظهرا 

بارك الله فيكم

إدارة موقع أ.د خالد المصلح

×

لقد تم إرسال السؤال بنجاح. يمكنك مراجعة البريد الوارد خلال 24 ساعة او البريد المزعج؛ رقم الفتوى

×

عفواً يمكنك فقط إرسال طلب فتوى واحد في اليوم.

Mana yang Utama, Dapat Banyak Langkah atau Menunggu Waktu Shalat di Masjid?

مشاركة هذه الفقرة

Mana yang Utama, Dapat Banyak Langkah atau Menunggu Waktu Shalat di Masjid?

تاريخ النشر : 14 جمادى أول 1437 هـ - الموافق 23 فبراير 2016 م | المشاهدات : 1250

Syaikh yang saya hormati, Assalamu ’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Mana yang lebih utama, antara menunggu datangnya waktu shalat di masjid atau pulang ke rumah dan kembali lagi ke masjid saat waktu shalat tiba demi memperbanyak langkah ke masjid? Berikan fatwa kepada kami dalam masalah ini. Jazakumullah khairal jaza’.

الرباط في المسجد انتظارا للصلاة أفضل من كثرة الخطى

Segala puji hanya milik Allah Rabb semesta alam, shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam,beserta keluarga dan para sahabatnya. Wa’alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh. Amma ba’du.

Menunggu di masjid sampai datangnya waktu shalat lebih utama karena hal ini merupakan bentuk ribath (berjaga pada perbatasan musuh, atau berjaga dalam ketaatan –ed) yang sempurna. Dalam Shahih Muslim (no. 251) dari Al-‘Ala’, dari bapaknya, dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallambersabda : “Maukah aku tunjukkan kepada kalian perbuatan yang dapat menghapus dosa dan mengangkat derajat kalian di sisi-Nya?” Para sahabat menjawab: “Tentu wahai Rasulullah”. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallambersabda, “Sempurnakanlah wudhu kalian dalam berbagai kondisi yang tidak disukai (sulit), perbanyaklah melangkah ke masjid, dan menunggu tiba waktu shalat berikutnya setelah shalat. Dan yang terakhir adalah ribath, dan yang terakhir adalah ribath”

Menunggu tiba waktu shalat berikutnya setelah shalat berlaku bagi orang yang menetap di masjid demi menunggu tibanya waktu shalat. Meskipun orang yang berada di luar masjid sedangkan hatinya tetap terikat dengan masjid juga memiliki keutamaan dan pahala. Orang yang menetap di masjid demi menunggu tibanya waktu shalat sederajat lebih tinggi. Dalil yang menunjukkan derajat ini dan  menunjukkan bahwa hal ini lebih baik daripada memperbanyak langkah ke masjid adalah sabda Nabi yang beliau ulang-ulang: “Dan yang terakhir adalah ribath” sebagai penekanan keutamaan dan betapa pentingnya hal ini. Wallahu a’lam

 

Saudara kalian,

Prof. Dr.Khalid Al-Muslih

16/1/1429 H

التعليقات (0)

×

هل ترغب فعلا بحذف المواد التي تمت زيارتها ؟؟

نعم؛ حذف