Permintaan Formulir Fatwa

Captcha yang salah
×

Terkirim dan akan dijawab

×

Maaf, Anda tidak dapat mengirim lebih dari satu fatwa per hari.

muamalat / HUKUM MENJUAL PISAU CUKUR

HUKUM MENJUAL PISAU CUKUR

mempublikasikan tanggal : 2016-07-12 | Views : 1639
- Aa +

Saya pemilik toko. Saya ingin menanyakan hukum menjual silet cukur dan alat cukur lainnya ?

حكم بيع شفرات الحلاقة

Segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam serta keberkahan semoga selalu tersampaikan kepada Rasululullah, keluarganya dan para sahabatnya.

Amma ba’du.

Hukum asal dari jual beli adalah dibolehkan sebagaimana firman Allah Ta’ala :

﴿وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبا﴾ (البقرة: 275)

“Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba”Q.S. Al Baqarah : 275.

Maka hukum asal menjual pisu cukur ini dibolehkan. Tetapi ada sebagian orang yang menggunakannya untuk mencukur yang diharamkan dari rambut seperti rambut jenggot bagi laki-laki. Penjualan alat seperti ini memiliki tiga keadaan:

Keadaan pertama : Penjual yakin penggunaannya dalam hal yang diharamkan maka tidak dibolehkan sebagaimana firman Allah :

﴿وَلا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإثْمِ وَالْعُدْوَانِ﴾ (المائدة: 2)

“Dan janganlah kalian bekerja sama dalam dosa dan permusuhan” Q.S. Al Maidah:2

Begitu juga jika sesuai dengan persangkaan yang kuat bahwa pembeli akan menggunakannya dalam keharaman.

Keadaan kedua : Dia yakin jika pembeli tidak menggunakannya untuk keharaman maka menjualnya dibolehkan sebagaimana dijelaskan terdahulu. Sebagaimana juga jika ada persangkaan yang kuat tidak digunakan dalam keharaman.

Keadaan ketiga : Tidak diketahui apa yang akan dilakukan pembeli. Menurut saya dalam kondisi ini dibolehkan sesuai dengan hukum asal kebolehan ketika tidak digunakan sebagian besar dalam keharaman maka tidak boleh, kecuali jika diketahui digunakan dalam hal mubah.

Saudaramu.

Prof. Dr. Kholid Al Mosleh.

14/9/1424 H.

Komentar (0)

×

Apakah Anda benar-benar ingin menghapus item yang sudah Anda kunjungi?

Ya, Hapus