Permintaan Formulir Fatwa

Captcha yang salah
×

Terkirim dan akan dijawab

×

Maaf, Anda tidak dapat mengirim lebih dari satu fatwa per hari.

Makalah / Hari Asyura

Hari Asyura

mempublikasikan tanggal : 2016-10-09 | Views : 1994
- Aa +

Hari Asyura

مقال الشهر: اليوم الصالح عاشوراء

 

Hari Asyura (10 Muharram) adalah hari yang baik, demikianlah Bani Israil mensifati hari tersebut ketika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bertanya kepada mereka mengapa mereka berpuasa. Mereka menjawab: "Ini adalah hari yang baik, hari di mana Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuh-musuh mereka sehingga Musa berpuasa. Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: :

«فأنا أحق  بموسى منكم»

"Aku lebih berhak atas Musa dari kalian"

Lalu beliau berpuasa dan memerintahkan umatnya untuk berpuasa pada hari itu.

Hari Asyura adalah hari yang baik, di mana Allah tampakkan kebenaran dan Allah hilangkan kebatilan sebagaimana firman Allah Ta'ala:

{فَوَقَعَ الْحَقُّ وَبَطَلَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ}

"Maka terbuktilah kebenaran dan segala yang mereka kerjakan jadi sia-sia". Q.S. al-A'raf: 118

Bagaimana tidak menjadi hari yang baik, padahal telah tampak kebenaran dengan terpeliharanya dunia dan nilai-nilai kemanusiaan.

Hari Asyura adalah hari yang baik di mana Allah menolong para waliNya. Allah selamatkan Musa beserta kaumnya pada hari itu dan Allah hinakan musuh-musuhnya, hingga Allah  tenggelamkan Fir'aun dan tentaranya. Sebagaimana firman Allah Ta'ala:

:{فَوَقَاهُ اللَّهُ سَيِّئَاتِ مَا مَكَرُوا وَحَاقَ بِآلِ فِرْعَوْنَ سُوءُ الْعَذَابِ (45) النَّارُ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا غُدُوًّا وَعَشِيًّا وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ أَدْخِلُوا آلَ فِرْعَوْنَ أَشَدَّ الْعَذَابِ}

"Maka Allah memeliharanya dari kejahatan tipu daya mereka, sedangkan Fir'aun beserta kaumnya dikepung oleh azab yang sangat buruk. Kepada mereka diperlihatkan neraka pada pagi dan petang dan pada hari terjadinya kiamat. (Lalu kepada malaikat diperintahkan), "Masukkanlah Fir'aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras."  Q.S. Ghafir: 45-46

Hari Asyura adalah hari yang baik, di mana pada hari itu orang-orang yang beriman menyebut-nyebut kebaikan yang telah Allah berikan berupa pertolongan bagi saudara-saudara mereka seiman. Demikianlah persaudaraan atas dasar iman mampu melampaui batas ruang dan waktu; sehingga bersatulah ahlul iman meski berbeda bangsa, nabi, nasab, maupun zaman mereka.

{إِنَّ هَذِهِ أُمَّتُكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً}

"Sungguh, (agama tauhid) inilah agama kamu, agama yang satu". Q.S. al-Anbiya: 92

Seorang mukmin bergembira dengan kemenangan saudaranya walau mereka berada pada zaman yang jauh berbeda, dialah yang paling berhak bahagia dibanding siapapun juga karena ikatan iman melebihi ikatan apapun. Demikianlah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata "Aku lebih berhak atas Musa dari kalian" kepada Bani Israil atas apa yang mereka katakan kepada beliau tentang hari baik di mana Allah menolong Musa pada hari itu. Ya, demi ayah dan ibuku di tanganNya, beliau lebih berhak atas Musa dari pada orang-orang Yahudi.

Hari Asyura adalah hari yang baik, barang siapa berpuasa maka akan diampuni dosa-dosanya setahun yang telah lalu. Sebagaimana hadis yang terdapat dalam shahih Muslim dari Abu Qatadah bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

«وصيام يوم عاشوراء أحتسب على الله أن يكفر السنة التي قبله» .

"Adapun puasa hari asyura, sungguh aku berharap kepada Allah agar menghapuskan dosa satu tahun yang telah lalu." H.R. Muslim

Hari asyura adalah hari yang baik, yang dikenal keutamaannya dengan puasa pada hari ke sepuluh bulan Muharram walaupun hanya berpuasa satu hari saja. Tatkala Nabi sampai di kota Madinah beliau menemukan orang-orang Yahudi berpuasa pada hari itu, lalu beliau bertanya kepada mereka: "Hari apakah ini sehingga kalian berpuasa?" Mereka menjawab: Ini adalah hari yang agung, hari di mana Allah selamatkan Musa beserta kaumnya, dan tenggelamnya Fir'aun beserta kaumnya. Lalu Musa berpuasa sebagai bentuk syukur, dan kamipun berpuasa. Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kami lebih berhak atas Musa dari pada kalian." Lalu Rasulullah berpuasa dan memerintahkan umatnya untuk berpuasa.

Hari asyura adalah hari yang baik di mana dahulu sebelum hijrah, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berpuasa bersama kaumnya. Kaum Quraisy sangat mengagungkan hari tersebut dengan berpuasa karena pada hari itu mereka mengganti kain kiswah ka'bah.

Hari Asyura adalah hari yang baik di mana Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sangat menganjurkan berpuasa pada hari itu, lalu para sahabat berpuasa dan mengajak anak-anak mereka untuk berpuasa sebagaimana hadis yang terdapat dalam Shahih Bukhari dari jalan Khalid bin Dzakwan dari Rabi' binti Muawwadz berkata: "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengutus seseorang pada pagi hari di hari Asyura (10 muharam) ke salah satu perkampungan anshar, lalu berkata: 

«من أصبح مفطرا فليتم بقية يومه، ومن أصبح صائما فليصم»

"Barangsiapa yang tidak berpuasa di pagi hari, hendaknya ia menyempurnakan sisa hari ini dengan berpuasa. Dan barangsiapa yang berpuasa pada pagi harinya, hendaklah ia tetap berpuasa." Lalu Rabi' berkata: Kemudian kami berpuasa setelah itu, dan kami mengajak anak-anak kami berpuasa, sampai-sampai kami buatkan untuk mereka mainan dari bulu. Apabila salah satu dari mereka menangis karena ingin makan, maka kami berikan mainan itu sampai waktu berbuka tiba. Hari asyura adalah hari yang baik yang sangat berharga dengan pahala yang telah Allah berikan di dalamnya berupa keselamatan Musa beserta kaumnya, dan kebinasaan Fir'aun beserta bala tentaranya. Hari asyura juga merupakan hari istimewa dengan disyariatkannya berpuasa, dan dihapuskannya dosa orang-orang yang berpuasa pada hari itu, dosa satu tahun yang telah lalu. Semoga Allah memperbaiki hari-hari dan amalan kita … amin

 

Komentar (0)

×

Apakah Anda benar-benar ingin menghapus item yang sudah Anda kunjungi?

Ya, Hapus