Permintaan Formulir Fatwa

Captcha yang salah
×

Terkirim dan akan dijawab

×

Maaf, Anda tidak dapat mengirim lebih dari satu fatwa per hari.

muamalat / Akad Sewa yang diakhiri menjadi hak milik (Ijarah muntahiyah bi Tamlik)

Akad Sewa yang diakhiri menjadi hak milik (Ijarah muntahiyah bi Tamlik)

mempublikasikan tanggal : 2016-05-11 03:16 PM | Views : 1580
- Aa +

Pertanyaan

Tentang akad sewa yang diakhiri menjadi hak milik

الإجارة المنتهية بالتمليك

Menjawab

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Salawat dan salam semoga tersampaikan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh.
Amma ba’du,
Jawaban atas pertanyaan saudara. Kami sampaikan-dengan taufik dari Allah- :
Akad sewa yang diakhiri dengan hak kepemilikan barang yang disewa adalah jenis akad baru dalam transaksi keuangan.  Di awal kemunculannya terdapat hal-hal yang dianggap kurang sesuai dengan syariat. Kemudian mulai berkembang dengan ada perbaikan dan ditiadakannya sebab-sebab yang dipermasalahkan sebelumnya. Maka tidak heran banyak fatwa di awal kemunculan transaksi ini mengharamkan akad ini. Dasar keharamannya adalah digabungnya hukum dua akad dalam satu akad. Terlihat ada gabungan akad jual beli dan akad sewa dalam satu akad. Sedangkan ini adalah akad yang tidak mungkin terjadi.
Perselisihan yang terjadi di antara para ulama adalah dalam hukum dua akad dalam satu akad. Sehingga Haiatul Kibar Ulama pernah mengeluarkan  fatwa haramnya akad ini, dikarenakan menggabungkan dua aakad dalam satu akad.
Selanjutnya ada pengembangan yang dilakukan beberapa perusahaan dan para ahli serta peneliti dalam rangka memperbaiki akad ini dan mengembangkannya dengan tetap menjaga kesesuaian dengan syariat.  Untuk itulah ada fatwa Lembaga Fikih Dunia yang membolehkan sebagian dari jenis akad ini.
Maka tidak mungkin kita katakan akad ini haram secara mutlak, ataupun boleh  secara mutlak. Hal ini disebabkan banyaknya macam maupun bentuk akad ini dan tidak hanya satu bentuk saja. Kecuali jika terjadi perselisihan antara kedua belah pihak yang bertransaksi maka perkara tersebut dikembalikan kepada pengadilan. Hakimlah yang memutuskan apakah ini akad sewa, jual beli, boleh ataupun haram. Ini semua pengadilan yang memutuskan.
 Walaupun demikian, akad sewa diakhiri dengan kepemilikan adalah akad terbaik dalam pengembangan keuangan Islam yang selain akad ini banyak yang hanya dijadikan sebagai siasat untuk menghalalkan riba yang telah diharamkan secara jelas. Dan akad-akad yang lain yang belum terbebas dari riba. Ini terkait dengan akad sewa diakhiri dengan kepemilikan. Maka tidak menjadi keraguan bagi siapa saja yang mau bertransaksi dengan semua macam jenis akad ini. Jika terdapat permasalahan dalam satu macam dan bentuk akad ini silakan menanyakan lagi.

Saudaramu,
Prof. Dr. Khalid Al Mosleh.

Topik yang Dilihat

Komentar (0)

×

Apakah Anda benar-benar ingin menghapus item yang sudah Anda kunjungi?

Ya, Hapus