Permintaan Formulir Fatwa

Captcha yang salah
×

Terkirim dan akan dijawab

×

Maaf, Anda tidak dapat mengirim lebih dari satu fatwa per hari.

NIKAH HAL / Hukum membaca sesuatu yang ber-tema-kan sex

Hukum membaca sesuatu yang ber-tema-kan sex

mempublikasikan tanggal : 2016-05-31 02:37 PM | Views : 5408
- Aa +

Pertanyaan

Apakah diperbolehkan bagiku membaca atau melihat gambar-gambar yang bersifat pornografi, untuk lebih membangkitkan nafsu, karena aku tidak menemukan kepuasan dalam bersetubuh kecuali dengan seperti itu?

حكم قراءة مواضيع جنسية

Menjawab

Segala puji hanya milik Allah, shalawat, salam dan keberkahan atas Rasulullah, keluarga dan para sahabat beliau. 

Amma ba’du.

Sebagai jawaban atas pertanyaanmu maka kita katakan dan Allahlah pemberi taufik:

Tidak boleh menyaksikan tontonan pornografi yang kotor dengn dalih membangkitkan nafsu dan rangsangan untuk bersetubuh; karena termasuk menyaksikan persaksian dusta, melihat aurat, dan melihat perbuatan zina yang dibenci oleh Allah dan Rasul-Nya shallallahu alaihi wasallam, menonton cuplikan seperti ini dilarang bagaimanapun keadaannya.

Adapun membaca kisah-kisah sex, maka keburukannya lebih sedikit, akan tetapi termasuk dari mengikuti langkah-langkah  setan, karena tidak lepas dari : Menceritakan kisah para pezina dan hukumnya haram, atau menceritakan kisah pasangan suami isteri tertentu yang menyebarkannya, dan ini termasuk dalam sabda Rasulullah alaihish-shalatu wassalam: 

"إِنَّ مِنْ أَشَرِّ النَّاسِ عِنْدَ اللهِ مَنْزِلَةً يَوْمَ القِيَامَةِ، الرَّجُلُ يُفْضِيْ إِلَى امْرَأَتِهِ وَتُفْضِي إِلَيْهِ، ثُمَّ يَنْشُرُ سِرَّهَا".

Artinya :”Seburuk-buruk kedudukan manusia di sisi Allah pada hari kiamat adalah seorang laki-laki yang bersetubuh dengan isterinya, dan isterinya bersetubuh dengannya kemudian dia menyebarkan rahasia isterinya”. Hadits riwayat Muslim (1437) dari hadits Abu Said Al-Khudri –semoga Allah meridlainya-.

Pada berbagai sarana di atas juga terdapat sesuatu yang menghilangkan rasa malu, dan menyeret kepada keburukan dan berpengaruh negatif, sehingga akan berimbas kebalikan dari niat asal, isteri menjadi tidak memilik nafsu lagi dengan suami, dan suami tidak memiliki nafsu lagi dengan isteri.

Topik yang Dilihat

Komentar (0)

×

Apakah Anda benar-benar ingin menghapus item yang sudah Anda kunjungi?

Ya, Hapus